Lintas NTB, Sumbawa Barat – Suasana pesisir Labuhan Kertasari kembali semarak dengan digelarnya Palomba Lopi-lopi yaitu lomba perahu layar mini tradisional yang menjadi pra acara menyambut Ballona Festival Kertasari 2025. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya dan permainan rakyat Kertasari yang telah diwariskan secara turun-temurun
Ketua Panitia Ballona Festival Kertasari 2025 jilid 6, Riski Setiawan, S.Pt menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan langkah awal menuju perayaan besar Ballona Festival.
"Melalui Palomba Lopi-lopi, kita ingin memperlihatkan bahwa laut bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga ruang kebersamaan, budaya, dan semangat masyarakat Kertasari. Ini adalah langkah awal kita menyambut Ballona Festival dengan penuh rasa syukur, semangat, dan harapan besar untuk menjadikan Kertasari sebagai destinasi budaya dan wisata bahari yang membanggakan. Kita ingin hal ini ada gerakan yang lebih besar dan disepakati dan diprioritaskan oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) supaya kegiatan ini dijadikan lomba di seluruh wilayah KSB,” ungkapnya, Selasa, (26/8/2025).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Labuhan Kertasari, Syarifuddin, S.IP menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud menjaga tradisi leluhur.
“Kegiatan Palomba Lopi-lopi ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Kertasari menjaga dan merawat tradisi dengan penuh kebanggaan. Saya berharap melalui kegiatan ini, generasi muda semakin mencintai laut dan adat budaya kita, serta menjadikan festival ini sebagai ruang kebersamaan, persaudaraan, dan peningkatan ekonomi masyarakat, bahkan kedepan harapan kita bersama ini didukung penuh oleh pemerintah daerah KSB," harapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Palomba Lopi-lopi diharapkan menjadi ikon pra acara yang semakin mengangkat citra Ballona Festival, sekaligus memperkuat posisi Desa Labuhan Kertasari sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Secara terpisah, anggota DPRD KSB Andi Laweng, SH., MH menambahkan bahwa, balona festival merupakan kegiatan budaya yang secara terus menerus di lestarikan dan dilaksanakan tiap tahun. Balona festival merupakan bagian dari salah satu kegiatan yang positif dan bisa meningkatkan silaturahim warga serta menarik investasi ke Kertasari terutama KSB.
Balona Festival ini harus kita dukung secara bersama, karena kegiatan ini bisa menjadi event lokal, Kabupaten, regional dan nasional, meningkatkan pariwisata di Sumbawa Barat. "Balona Festival ini merupakan event satu-satunya di Indonesia, tidak ada di daerah lain," tuturnya.
Ia berharap kepada pemerintah daerah dan DPRD agar mengapresiasi semangat warga dan mendukung kegiatan ini supaya terlaksana secara luas. (LNG05)




0 Comments
Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.