Lintas NTB, Sumbawa Barat - Ketua dan anggota Komisi III dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KSB pada Rabu, (3/9/2025).
Ketua Komisi III DPRD KSB H. Basuki mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pekerjaan, kualitas hasil pembangunan, serta memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan, lokasi pertama yang ditinjau adalah proyek pembangunan drainase di lingkungan KTC belakang Masjid Agung, proyek ini merupakan salah satu titik strategis dalam mendukung sistem pengendalian banjir dan kelancaran saluran air di kawasan kota. Selanjutnya, rombongan Komisi III meninjau pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Telaga Bertong dan Balisung, yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta memperlancar mobilitas perekonomian warga sekitar.
Selain itu, Komisi III juga mengunjungi pembangunan jembatan penghubung di Desa Lamunga untuk memastikan kualitas konstruksi dan ketepatan waktu pengerjaan proyek. Kunjungan ditutup dengan peninjauan proyek pengerjaan talut di jalan baru Lamusung–Senayan, yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas badan jalan serta mengantisipasi potensi longsor atau kerusakan jalan.
"Melalui kunjungan ini, Komisi III DPRD berharap seluruh proyek dapat selesai tepat waktu, sesuai standar teknis, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan peningkatan kesejahteraan warga," ungkapnya.
Setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pengerjaan talut pada badan Jalan Lamusung–Senayan, memberikan rekomendasi dengan mengutamakan kualitas pekerjaan, pengerjaan talut harus dilaksanakan sesuai standar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Kontraktor diminta mengedepankan kualitas material dan metode konstruksi agar talut memiliki daya tahan jangka panjang.
Ia juga meminta agar kontraktor menghindari pekerjaan berulang. Ditekankan agar proyek tidak hanya dikerjakan secara asal-asalan yang berakibat pada perbaikan berulang tiap tahun. Kualitas yang baik akan meminimalisir pengulangan pekerjaan dilokasi yang sama. Lanjutnya, efisiensi anggaran dengan kualitas pekerjaan yang optimal, anggaran pembangunan dapat dialokasikan ke wilayah atau infrastruktur lain yang juga membutuhkan perhatian, sehingga pemerataan pembangunan dapat terwujud.
"Banyak catatan dalam kunjungan lapangan. Di KTC saluran masih seperti belum terkoneksi bagus, saluran Belisung masih belum rapih dan lain-lain, nanti akan jadi catatan dalam RDP dengan OPD terkait. Tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan, komisi III akan memanggil Dinas terkait untuk melakukan (RDP) dalam waktu dekat," pungkasnya. (LNG05)




0 Comments
Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.