Upaya Pelestarian dan Peringatan Bahaya Konsumsi Telur Penyu


Lintas NTB, Sumbawa Barat -
Dalam upaya pelestarian lingkungan satwa laut yang hampir punah, puluhan tukik di lepas ke pantai lawar oleh pemilik Hotel Kirana yang ada di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini menjadi simbol harapan besar agar masyarakat semakin peduli terhadap pelestarian penyu, yang saat ini populasinya terus terancam di berbagai daerah.

Henry Horthy selaku owner hotel Kirana menyampaikan bahwa, saat kegiatan pelepasan anak penyu (tukik), merupakan kampanye untuk melestarikan satwa yang mulai punah dan dilindungi oleh Negara.

"Jika kita tidak peduli dan lestarikan terus, telur penyu diburu untuk dikonsumsi maka, penyu ini akan punah dan kasihan anak cucu kita ke depanya. Saat ini populasi penyu mulai berkurang di bandingkan tahun tahun sebelumnya. Biasanya banyak yang datang bertelur tepi pantai, sekarang mulai berkurang," jelasnya.

Selain itu penyu merupakan satwa laut yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sayangnya, penyu kerap diburu, terutama telurnya yang dianggap sebagai makanan lezat. Padahal, telur penyu tidak baik untuk kesehatan jangka panjang, karena mengandung kolesterol tinggi dan berisiko membawa racun atau bakteri. 

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga alam, tidak hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga demi masa depan yang berkelanjutan. (LNG05)

0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.