Semangat Pahlawan, 5 Kabupaten/Kota Gelar Rapat Akbar Nasional Pembentukan PPS di KSB



Lintas NTB, Sumbawa Barat —
Semangat perjuangan Hari Pahlawan mewarnai Rapat Akbar Nasional Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) yang digelar di Alun-Alun Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin, (10/11/2025). Acara ini dihadiri ratusan DPRD Sumbawa, KSB, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, dan perwakilan organisasi dari empat kabupaten dan satu kota di Pulau Sumbawa.

Rapat akbar tersebut menjadi tonggak baru dalam perjuangan panjang masyarakat Pulau Sumbawa untuk memisahkan diri dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan membentuk provinsi sendiri. Hadir dalam kegiatan itu antara lain perwakilan aliansi pembentukan PPS dari kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa Barat dan Sumbawa, serta tokoh adat dan agama.

Ketua Aliansi PPS Sumbawa Barat, Budiman Yunus, menegaskan bahwa rapat akbar ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat.

"Deklarasi ini bukan sekadar simbol, tetapi panggilan sejarah. Kami ingin agar pembangunan di Pulau Sumbawa lebih cepat, merata, dan berpihak pada daerah yang selama ini jauh dari pusat pemerintahan provinsi,” ujarnya.

Meski masih dihadapkan pada moratorium pemekaran daerah otonomi baru (DOB) oleh pemerintah pusat, Budiman menyatakan optimistis perjuangan pembentukan PPS akan terus berlanjut. Ia menilai kesiapan administrasi, dukungan politik, dan semangat masyarakat menjadi modal kuat agar PPS menjadi prioritas saat moratorium dicabut.

“Rapat akbar nasional di Taliwang adalah sejarah baru. Kami akan terus bergerak dari ujung timur hingga barat Pulau Sumbawa untuk menyatukan tekad rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden PPS, Muhammad Syahril Amin, menyampaikan apresiasi atas dukungan para tokoh dan wakil rakyat yang hadir. Ia mengenang perjuangan serupa saat pembentukan Kabupaten Sumbawa Barat yang dulu sempat diragukan, namun kini terbukti membawa kemajuan.

“Perjuangan ini bagian dari sejarah putra-putri terbaik Pulau Sumbawa. Kami akan terus melanjutkan semangat itu hingga PPS benar-benar terwujud,” katanya.

Namun, Syahril juga mengungkapkan kekecewaan terhadap sejumlah kepala daerah di Pulau Sumbawa yang dinilai belum menunjukkan dukungan terhadap agenda pemekaran. Ia menyerukan agar para pemimpin daerah berpihak pada aspirasi masyarakat.

Dalam penutupan acara, Syahril menyampaikan seruan moral di tengah semangat massa yang memadati alun-alun Taliwang — kota yang disebutnya sebagai simbol perlawanan dan tekad perubahan. Ia menegaskan bahwa perjuangan menuju Provinsi Pulau Sumbawa akan terus berlanjut hingga cita-cita kemandirian daerah itu tercapai. (LNG05)


0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.