Habiburrosyid Resmi Dilantik sebagai Presma Hamzanwadi 2026–2027: BEM Harus Jadi Rumah Perjuangan, Bukan Sekadar Seremonial ‎

 


Lombok Timur — Pergantian kepemimpinan mahasiswa bukan sekadar agenda tahunan. Pelantikan Presiden Mahasiswa periode 2026–2027 menjadi penanda lahirnya tanggung jawab baru dalam menjaga marwah gerakan dan memastikan organisasi mahasiswa tetap berpihak pada kepentingan kolektif.

‎Habiburrosyid resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa dengan membawa gagasan kepemimpinan inklusif, kolektif, dan responsif. Di tengah dinamika kampus yang kerap diwarnai apatisme dan sekat-sekat kelompok, kepemimpinan baru ini dituntut mampu merangkul seluruh elemen mahasiswa tanpa diskriminasi latar belakang maupun kepentingan.

‎Dalam pidatonya, Habiburrosyid menegaskan bahwa BEM tidak boleh menjadi ruang elitis yang jauh dari realitas mahasiswa. “Organisasi ini harus menjadi rumah bersama. Bukan milik segelintir orang, bukan sekadar panggung seremonial, tetapi ruang perjuangan yang hidup,” tegasnya.

‎Ia menekankan bahwa inklusif berarti membuka ruang partisipasi seluas-luasnya. Kolektif berarti menghapus ego sektoral dan membangun solidaritas lintas fakultas serta organisasi. Sementara responsif dimaknai sebagai keberanian untuk hadir di setiap persoalan mahasiswa baik akademik, kebijakan kampus, maupun isu sosial yang berdampak langsung pada kehidupan mahasiswa.

‎Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi gerakan. Mahasiswa menaruh harapan agar kepengurusan baru tidak larut dalam formalitas program, tetapi mampu membangun gerakan yang kritis, solutif, dan konsisten mengawal kebijakan kampus.

‎Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Presiden Mahasiswa periode 2026–2027 dihadapkan pada ujian nyata: membuktikan bahwa kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan soal keberpihakan dan keberanian mengambil sikap.

‎Kini, estafet telah berpindah. Pertanyaannya bukan lagi siapa yang memimpin, tetapi sejauh mana kepemimpinan itu mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dan menjaga idealisme gerakan.

0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.