Cegah Penyebaran Paham Radikalisme, FKDM Lotim Mengadakan Sosialisasi di Pondok Pesantren

Lintas NTB, Lombok Timur - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lombok Timur (Lotim) mengadakan Sosialisasi dan Deklarasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme di kalangan Masyarakat dan Tokoh Agama. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantern Sirojul Ulum Mamben Daya, Lombok Timur (27/4).


Dalam Sosialisasi yang dihadiri 50 peserta ini, Ketua FKDM Lotim, selaku salah satu pemateri, Lalu Ridwan Irawan menegaskan kewaspadaan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan, peningkatan tolerasni antar umat beragama, serta peran aktif masyarakat dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing.



"Kita juga kadangkala tidak sadar paham radikalisme itu menguasai kita pelan-pelan" ujarnya. 


Menurutnya, saat ini terdapat kecenderungan paparan radikalisme di kalangan generasi muda. Sehingga hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menumbuhkan kepedulian dan meningkatkam kewaspadaan terhadap berbagai metode penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat. 


Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Ulum, Ust. H. Ulumuddin Akmal yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terosisme merupakan langkah yang baik dan positif. 


Ia menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Sirojul Ulum, merupakan Lembaga Pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama selalu mengedepankan nilai-nilai keagamaan yang moderat dalam proses pendidikan santri. 



Selain itu, menurutnya, paham radikalisme ini kerap kali dikaitkan dengan ajaran beragama, sehingga dengan pemahaman agama yang sempit dan kurang mendalam menjadi salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya tindakan ekstrimisme. 


Oleh karenanya, ia mengatakan bahwa perlunya pemahaman agama yang komprehesif, seimbang, dan moderat. 


Terakhir, ia menegaskan bahwa sebagai masyarakat bernegara yang baik, maka Pancasila yang merupakan dasar Negara inilah yang harus dipahami serta diamalkan. Karena Pancasila juga mengajarkan toleransi dan moderasi beragama yang menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan, serta menangkal berkembangnya paham radikalisme. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut TGH. Nukman Afdhal Pengasuh Ponpes Sirojul Ulum, Brigadir Lalu Ali Babinpolmas Desa Mamben, serta para tokoh masyarakat Desa Mamben. 

Red

0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.