RSUD Lombok Barat Tangani Korban Gempa KLU

LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Kondisi bangunan yang rusak parah akibat gempa menyebabkan RSUD di Kabupaten Lombok Utara (KLU) tidak dapat menangani pasien. Namun dengan semakin menumpuknya jumlah korban ditambah kondisi bangunan yang juga terdampak gempa mengakibatkan RSUD Provinsi NTB dan RSUD Kota Mataram sebagai Rumah Sakit rujukan korban gempa kewalahan. Pasien yang membutuhkan penanganan operasi patah tulang juga dirujuk ke RSUD Patut Patuh Patju yang berada di Gerung dan RSUD Awet Muda Narmada.

RSUD Awet Muda Narmada sendiri sejak Jum’at (9/8) lalu telah menangani tujuh orang pasien patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Enam di antaranya merupakan korban gempa KLU dan satu orang dari Desa Selat, Narmada, Kabupten Lombok Barat.

“Awalnya beberapa hal seperti tenda dan SDM menjadi kendala. Namun dengan koordinasi yang baik ditambah bantuan dari MER-C, BNPB dan lainnya, apa yang kemarin tidak bisa diatasi sekarang bisa diatasi,” kata Rahma Isma, Kepala Seksi Penunjang RUSD Awet Muda Narmada, Minggu (12/8).

Untuk penanganan operasi patah tulang (orthopedi), RSUD yang baru berusia kurang dari dua tahun ini dibantu oleh Tim Dokter Spesialis Orthopedi dari MER-C.

MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) sendiri adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis yang bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.

Sebelumnya, pihak RSUD Awet Muda Narmada sudah menyatakan kesiapannya menerima rujukan pasien dari KLU maupun RSUD Provinsi.

“Kita sudah siapkan untuk pasien rujukan di sini. Saya optimalkan ruang operasi di sini. Untuk itu kita telah siap terima limpahan dari RSUD Provinsi apalagi rawat inap kondisinya,” terang Direktur RSUD Awet Muda Narmada, dr. A.A.N Putra Suryanata beberapa waktu lalu.

RSUD ini sendiri memilki sembilan orang dokter umum dan enam orang dokter spesialis, yakni spesialis bedah,  spesialis obgyn, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis patologi klinik dan spesialis anastesi.(rls/cand)

0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.