Konsisten Dalam Mengelola Mocaf, Bupati KSB Salut Dengan Semangat Kelompok Rumah Produksi Sahabat Karib


Lintas NTB, Sumbawa Barat
- Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin., MM, berkesempatan mengikuti kegiatan peletakan batu pertama Rumah Produksi Sahabat Karib di Desa Mantun Kecamatan Maluk, pada Selasa, (16/01/2023) pukul 09.00 Wita. 

Rumah produksi tersebut memiliki usaha mengolah mocaf, turunannya dan pangan lokal. Seperti diketahui bahwa Mocaf merupakan bahan makanan yang terbuat dari singkong.

Dalam laporannya, Ketua Kelompok Rumah Produksi Sahabat Karib, Patriani, SE, menerangkan perjalanannya dalam mengawal usahanya tersebut. 

Disampaikannya bahwa usaha yang digelutinya tersebut berawal dari ketika Covid 19 melanda, saat itu Kota Maluk sepi, para pekerja lockdown dan Maluk layaknya kota mati. Adanya kondisi tersebut, mendorong kami untuk bahu membahu membantu teman sekitar. Dalam pandangan kami, inilah gambaran jika aktifitas petambangan di Kecamatan Maluk berakhir. Kami terdorong untuk membangun usaha kecil berbasis bahan lokal sebagai jawaban untuk membangun perekonomian pasca tambang.

Upaya untuk hal tersebut tidak mudah, ungkap Patriani. Banyak tantangan dan kerugian. Apakah kami menyerah? tentu tidak. Alhamdulillah berkat perjuangan keras, Tahun 2023 kami mendapatkan pendampingan dari Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Unram untuk demplot mandiri. Di tahun 2021 kami pernah mengikuti coaching bisnis Nederland dari Belanda dengan mempertemukan UMKM senior dari berbagai negara. Finalnya kami mendapatkan privat bisnis ekspert dari Belanda. "Kami mendapat ini dua kali yaitu tahun 2022 dan 2023, dan insyAllah ini akan masih terus berlanjut," ungkapnya.

Karena perjuangan panjang dan penuh cobaan, Patriani sangat menghayati ucapan dalam laporannya dan sempat mengeluarkan air mata serta menumbuhkan suasana haru didalam acara. Ia pun melanjutkan bahwa, Pemda KSB telah mempercayakan untuk mengelola dana hibah sebesar Rp. 200.000.000. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sarana prasarana, rumah jemur, rumah produksi tambahan, rumah kenyaringan dan lain lain. "Ini adalah perjuangan panjang kami, dan sepertinya Allah telah mengabulkan doa kami. Ini sebagai bentuk cinta kami terhadap bumi KSB," tutup Patriani.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin., MM dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kinerja luar biasa dari Kelompok Rumah Produksi Sahabat Karib. Disampaikan Bupati bahwa, saat ini sudah dua rumah produksi yang telah diresmikan. Yang satunya rumah produksi gula aren di Desa Tongo. Jika dalam berusaha kita mengalami kerugian itu hal yang wajar. "Saya melihat perjalanan panjang dari usaha Rumah Produksi Sahabat Karib ini dulu, sepertinya sudah siap masuk pasar. Tinggal dukungan dari kita semua, dan ini harus menjadi perhatian dari pihak terkait. Apa pun bahan lokal yang dibutuhkan di dinas terkait akan bantu," ungkap Bupati.

Bupati pun memberikan contoh salah satu pangan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan yaitu baso Siong. Baso Siong ini ada permintaannya bahkan hampir ke luar negeri, tinggal bagaimana caranya agar ini diolah dengan baik, dikemas sedemikian rupa agar bisa menarik. Ini merupakan  tantangan dinas koperindag. Hadirkan kembali yang khusus mengelola baso Siong dengan kualitas yang masih bisa ditingkatkan. Dinas pertanian dan ketahanan pangan bagaimana menyiapkan bahan baku. Baso Siong ini bahannya bukan jagung sembarangan tapi jagung ketan khas yang ada di KSB. "Itulah sebabnya mengapa hilirisasi menjadi sangat penting," terang Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran dirinya dalam kesempatan tersebut, untuk memberikan support kepada Rumah Produksi Sahabat Karib agar terus maju, dan kita hanya bisa berdoa semoga rumah produksi ini benar benar menjadi cikal bakal yang baik, untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat KSB," ungkap Bupati. (LNG05)

0 Comments

Silahkan Berkomentar, Bebas Tapi Sopan.